Pesan Injil yang seutuhnya dan sesungguhnya diberitakan dengan baik, maka gereja (umat Tuhan) pasti akan mulai bangkit dan melangkah menuju DESTINY atau tujuan hidup mereka. Mikha 2:13, Penerobos akan maju di depan mereka; mereka akan menerobos dan berjalan melewati pintu-pintu gerbang dan akan keluar dari situ. Raja mereka akan berjalan terus di depan mereka, TUHAN sendiri di kepala barisan mereka!

Orang-orang Percaya Yang Mengalami Terobosan

  1. Bergerak maju dan merintis langkah-langkah baru bagi pelebaran Kerajaan Allah, dengan menerobos kendala-kendala kebudayaan, perbedaan etnis dan keterbatasan manusiawi (KPR 11:19-20).
  2. Bergerak maju di bawah penindasan berat Membiarkan Tuhan membentuk karakter mereka dan menetapkan standar yang dapat diikuti oleh generasi pengikut yang selanjutnya (KPR 11:19; Ibr 10:39).
  3. Bergerak maju tanpa mengenal kompromi Sehingga menjadi pengurus baik yang bertanggung jawab memelihara kebenaran Injil yang harus disampaikan kepada generasi berikutnya (KPR 9:1-2; 2 Tim. 2:2).
  4. Bergerak maju sesuai dengan pewahyuan progresif Mengikuti perkembangan pengetahuan akan kebenaran yang paling mutakhir dan menjaga agar gereja tetap relevan dengan zaman (Yeh. 47:8-9; Yoh. 8:26).
  5. Bergerak maju sambil tunduk kepada otoritas Ilahi. Dengan mengalahkan roh pemberontak dan roh sihir dan memulihkan kembali respek masyarakat terhadap fungsi-fungsi kepemimpinan rohani (1 Kor 11:29-30; 1 Kor 11:17-19)
  6. Bergerak maju secara kolektif dan korporat sebagai sebuah komunitas Dengan sungguh-sungguh berkomitmen terhadap Tuhan dan terhadap kegiatan-kegiatan Kerajaan Allah. (KPR 11:24-26)
  7. Melangkah maju ke suatu tingkatan baru dgn sebuah mentalitas yang akan membawa dampak global (KPR 11:27-30; 1 Tim 1:18)
  1. Tugas Gereja Adalah Memberitakan Injil Kerajaan Allah (Matius 28:19-20). Gereja semestinya merupakan kumpulan dari orang-orang percaya yang telah mengalami terobosan dalam hidupnya sendiri.  Dan mereka semestinya membawa sebuah pesan mengenai Kerajaan Allah dengan tujuan supaya bangsa-bangsa sudi untuk bertekuk lutut kepada Sang Raja. Pesan dari gereja (umat percaya) adalah untuk mempersiapkan dunia supaya menyambut kedatangan Raja segala raja & Tuhan segala tuhan (Maz 110:1)
  2. Gereja harus Mengekspresikan Kuasa dan Otoritas (Kedaulatan) Kerajaan Allah di Atas Bumi Gereja dituntut untuk menjalankan kekuasaan dan pemerintahan sebagai wakil Allah di bumi. Sakit-penyakit, dosa dan kematian harus ditaklukkan. (Maz 110:2) Memulihkan Keamanan di Kawasan Udara/Langit Gereja harus menempati fungsinya untuk memerintah dan dengan menaklukkan dan mendobrak benteng-benteng pertahanan Iblis dan kejahatan spiritual di kawasan udara   (Mat 16:19)
  3. Gereja Sebenarnya Ditugaskan untuk Memperkenalkan Komunitas Alternatif (Kerajaan Allah) mempengaruhi semua aspek kehidupan, bisnis, pendidikan, kesenian, musik, kebijakan sosial sampai seluruh masyarakat menganut nilai-nilai Kerajaan Allah.
  4. Sudah Cukup Kita “Main Gereja-Gereja-an” Mengejar “Sukses” (Success Game) Gereja tidak bisa dikatakan gereja yang “sukses” hanya krn banyak anggotanya. apabila benar memenuhi tujuan keberadaannya.
  5. Sudah Cukup Kita “Main Gereja-Gereja-an” Mengejar “jumlah” (Numbers Game) mulai melipatgandakan jumlah pekerja efektif yang diperlukan untuk menghasilkan tuaian besar bagi Kerajaan Allah. (Matius 9:37)
  6. Sudah Cukup Kita “Main Gereja-Gereja-an” Mengejar “Berkat” (Blessing Game) mulai memberdayakan putra-putri yang dewasa untuk memikul tanggung jawab dan mewarisi pusaka keluarga.
  7. Sudah Cukup Kita “Main Gereja-Gereja-an” Mengejar “Pengetahuan” (Knowledge Game) dan mulai benar-benar melakukan atau mempraktikkan semua hal yang diketahui, memperagakan kehidupan baru sebagai warga Kerajaan Allah yang penuh iman. Di dalam gereja, orang-orang kini semakin haus akan pengetahuan dan informasi.  Tetapi banyak orang Kristen menjadi tidak lebih dari pendengar yang baik dan menipu diri sendiri. (Yak 1:22) Sudah cukup kita “bermain gereja2an” dengan “Personality game”(adu tanding siapa orang Kristen yang paling rohani). Sudah cukup kita “bermain gereja2an” dengan “control game” (permainan untuk bisa mengendalikan orang-orang di bawah kita).
  8. Sudah Cukup Kita “Main Gereja-Gereja-an” Sebagai gereja eksklusif (Isolation Game) dan menyatu dengan gereja-gereja dan lembaga kristiani lainnya untuk bersama-sama menghadirkan Kerajaan Allah dalam bangsa dan negara. Keep it simple
Ensample Church | Made with love.
Top